SAAT sebagian masyarakat menikmati malam pergantian tahun bersama keluarga, ratusan personel Polres Cirebon Kota tetap berdiri di garis depan, memastikan Kota Udang menutup tahun 2025 dalam keadaan aman dan kondusif. Di balik seragam dan tugas yang tak pernah berhenti, tersimpan kerja keras panjang aparat kepolisian dalam menjaga rasa aman masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, Polres Cirebon Kota menunjukkan komitmen kuat dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Meski dihadapkan pada dinamika sosial dan meningkatnya jumlah tindak pidana, jajaran kepolisian tetap mampu mengendalikan situasi dan meningkatkan penyelesaian perkara secara signifikan.
“Kami mengedepankan upaya preemtif (penangkalan) dan persuasive (pencegahan) namun tetap tegas. Dalam arti, tidak mentolelir setiap pelanggaran hukum yang terjadi sehingga situasi Kamtimbmas tetap kondusif,” tutur Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar kepada wartawan mengawali konfrensi pers soal kasus kriminalitas sepanjang tahun 2025, Rabu, 31 Desember 2025.

Data menunjukkan, jumlah kasus kriminal pada 2025 memang mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, peningkatan itu diiringi dengan keberhasilan penyelesaian perkara yang juga meningkat. Capaian tersebut mencerminkan keseriusan dan profesionalisme anggota Polres Cirebon Kota dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Di bidang pemberantasan narkoba, Polres Cirebon Kota mencatat capaian yang patut diapresiasi. Jumlah kasus narkoba justru menurun dibandingkan tahun 2024. Tidak hanya menindak tegas pengedar, polisi juga mengedepankan pendekatan kemanusiaan dengan merehabilitasi ratusan pengguna narkoba agar dapat kembali ke lingkungan sosial secara sehat dan produktif.
Upaya menjaga generasi muda juga terlihat dari gencarnya edukasi bahaya narkoba yang dilakukan melalui media sosial dan kegiatan sosialisasi langsung ke masyarakat. Langkah ini menjadi bukti bahwa Polres Cirebon Kota tidak hanya bekerja dengan penindakan, tetapi juga pencegahan.
Di sektor lain, seperti lalu lintas, meski angka kecelakaan mengalami peningkatan, Polres Cirebon Kota berhasil menekan jumlah korban meninggal dunia. Capaian ini menunjukkan kehadiran polisi di jalan raya bukan sekadar menindak pelanggaran, tetapi juga menyelamatkan nyawa.
Tak kalah penting, selama tahun 2025 Polres Cirebon Kota juga mengawal berbagai aksi unjuk rasa agar berjalan aman dan tertib. Dengan pendekatan persuasif dan humanis, aspirasi masyarakat dapat tersampaikan tanpa menimbulkan gangguan keamanan.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar juga mengungkapkan banyak kasus kriminalitasi yang dipicu media sosial. Konten di media sosial melatarbelakangi mereka melakukan aksi kejahatan. Seperti tutorial membongkar kunci sepeda motor dengan kunci T, yang akhirnya diikuti untuk melakukan pencurian kendaraan bermotor. Lalu, konten seksualitas dan kekerasan, juga menjadi latar belakang orang melakukan aksi kekerasan terhadap anak dan perempuan. “Banyak kasus kejahatan yang dipicu dari konten-konten tutorial media sosial,” tuturnya.
Kendati begitu, AKBP Eko Iskandar menyampaikan bahwa seluruh capaian pengungkapan kasus yang dilakukan jajarannya tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat. Sinergi antara polisi dan warga menjadi kunci utama terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
“Keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama. Dukungan masyarakat menjadi kekuatan utama kami,” ujarnya.
Menutup tahun 2025, Polres Cirebon Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, bekerja dengan hati, serta mengedepankan pendekatan yang tegas namun humanis. Harapannya, pada tahun 2026, Kota Cirebon semakin aman, nyaman, dan menjadi tempat yang damai bagi seluruh warganya.(Mhs/Cirebon Insight)









