Parkir Semrawut Picu Macet, Swalayan Karomah Disidak Dishub–Satlantas

Daerah, News29 Dilihat
banner 970x250

CIREBON INSIGHT — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Cirebon melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Toko Swalayan Karomah di Kecamatan Lemahabang, Rabu (7/1/2026). Sidak ini dilakukan menyusul keluhan masyarakat terkait kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di depan lokasi swalayan.

Dalam sidak tersebut, petugas gabungan menyoroti dua persoalan utama yang dinilai menjadi penyebab kemacetan, yakni penataan parkir kendaraan yang belum tertib serta kelengkapan perizinan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).

banner 970x250

Petugas Dishub dan Satlantas meninjau langsung kondisi lapangan, mulai dari pola keluar-masuk kendaraan, penempatan juru parkir, hingga aktivitas parkir pengunjung yang kerap menggunakan badan jalan. Kondisi ini dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Perwakilan Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Cirebon, Arif Tyas, menyampaikan bahwa penanganan persoalan lalu lintas di sekitar Swalayan Karomah akan dilakukan secara bertahap dan terencana.

“Penanganannya kami siapkan jangka pendek, menengah, dan panjang agar solusi yang diambil tidak bersifat sementara,” ujarnya.

Untuk jangka pendek, Dishub mendorong pihak pengelola agar segera menyediakan lahan parkir tambahan di bagian belakang toko yang rencananya akan disewa. Edukasi kepada pengunjung terkait area parkir juga menjadi langkah penting untuk mengurangi kepadatan kendaraan di depan swalayan.

Selain itu, Arif menegaskan agar aktivitas parkir tidak lagi memakan badan jalan. Peran juru parkir diminta lebih dioptimalkan dengan pengaturan yang jelas.

“Parkir di depan hanya dibatasi maksimal dua baris, selebihnya diarahkan ke lokasi parkir alternatif,” tegasnya.

Dishub juga menekankan pentingnya kelengkapan perizinan usaha, termasuk Andalalin, sebagai syarat untuk menjamin keselamatan dan kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi usaha.

Meski demikian, Arif menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Cirebon tetap mendukung investasi yang masuk ke daerah, selama pelaku usaha mematuhi regulasi yang berlaku dan tidak mengganggu kepentingan publik.

“Kami mendukung investasi, tetapi keselamatan dan kelancaran lalu lintas harus menjadi prioritas,” katanya.

Sementara itu, perwakilan manajemen Karomah, Agus, menyampaikan apresiasi atas sidak yang dilakukan Dishub dan Satlantas. Ia menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi terbaik.

“Kami sudah berkoordinasi dengan masyarakat, Dishub, Satlantas, dan pemerintah desa,” ujarnya.

Agus mengakui masih terdapat kekurangan dalam pengelolaan parkir dan berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan.

“Kekurangan yang ada akan kami perbaiki ke depannya sesuai arahan instansi terkait,” ucapnya.

Manajemen Karomah juga memastikan telah menyiapkan sejumlah lahan parkir tambahan serta akan menambah petugas parkir guna mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di depan toko.

“Jika kapasitas lahan parkir bertambah, jumlah petugas parkir juga akan kami tambah,” pungkasnya. ***

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *