KEJAKSAN, CIREBON INSIGHT – Kepolisian Resor Cirebon Kota (Polres Ciko) catat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya sepanjang tahun 2025 secara umum tetap kondusif, meskipun terjadi peningkatan jumlah tindak pidana dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar dalam kegiatan rilis akhir tahun 2025 yang digelar di Aula Mapolres Cirebon Kota, Selasa (31/12/2025).
Berdasarkan data Polres Cirebon Kota, jumlah tindak pidana sepanjang 2025 mencapai 557 kasus, naik 94 kasus dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 463 kasus. Meski demikian, angka penyelesaian perkara juga mengalami peningkatan dari 285 kasus pada 2024 menjadi 345 kasus pada 2025.
“Peningkatan kasus tetap diimbangi dengan peningkatan penyelesaian perkara. Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif, namun tetap tegas dalam penegakan hukum,” ujar AKBP Eko Iskandar.
Sejumlah kejahatan yang mengalami peningkatan antara lain penipuan, penggelapan, kejahatan perlindungan anak, serta kekerasan dalam rumah tangga. Sementara itu, beberapa jenis kejahatan seperti pembunuhan dan perkosaan tercatat menurun.
Di bidang pemberantasan narkoba, Polres Cirebon Kota mencatat penurunan kasus. Sepanjang 2025, Satuan Reserse Narkoba menangani 100 kasus, turun tiga kasus dibandingkan 2024 yang mencapai 103 kasus. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 130 tersangka pengedar dan merehabilitasi 107 pengguna narkoba.
Barang bukti yang berhasil diamankan selama 2025 antara lain sabu seberat 790,73 gram, ganja 99,89 gram, 39 butir ekstasi, 186,54 gram tembakau sintetis, serta 62.255 butir obat keras tertentu. Selain itu, polisi juga menyita 2.391 botol minuman keras ilegal hasil operasi penyakit masyarakat dan kegiatan rutin yang ditingkatkan.
Sementara itu, di bidang lalu lintas, jumlah kecelakaan pada periode 1 Januari hingga 30 November 2025 tercatat sebanyak 420 kasus, meningkat 54 kasus atau sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, jumlah korban meninggal dunia menurun dari 36 orang pada 2024 menjadi 29 orang pada 2025.
Untuk kegiatan masyarakat, Polres Cirebon Kota mencatat sebanyak 15 aksi unjuk rasa sepanjang tahun 2025, yang didominasi oleh kelompok ormas, LSM, mahasiswa, dan serikat pekerja.
Kapolres Cirebon Kota menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas dukungan dalam menjaga keamanan selama tahun 2025. Ia menegaskan komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif pada tahun 2026.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Cirebon Kota,” pungkasnya.(Mhs/Cirebon Insight)





